Penelitian Kualitatif di Jaman Rasulullah

29 Juni 2014 13:29:25
Oleh: Santirianingrum Soebandhi

Penelitian merupakan hal baru untuk saya, pertama kali dulu malah tidak bisa membedakan apa yang dimaksud penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Tahunya hanya seperti yang sudah saya lakukan pada saat S1 dulu yang pakai angka-angka & diuji pakai spss (ternyata ini adalah jenis penelitian kuantitatif :))

Nah.. sekarang ketika studi lanjut S3, ketemu istilah penelitian kualitatif. Teknik penelitian kualitatif ada banyak. Antara lain study case, critical incident technique (CIT), grounded theory, etnography, netnography, in depth interview, dll. Kalau ditanya tentang definisi, rasanya saya gak bakal hapal hehehe… kalau disuruh kasih contoh, rasanya bakal butuh satu semester buat njelasinnya :)

Di tulisan ini saya hanya ingin sedikit sharing pembahasan yang disampaikan oleh dosen metpen kualitatif saya tentang penerapan metode penelitian kualitatif. Sangat menarik apa yang disampaikan beliau, sangat sederhana. Ceritanya begini... (mohon maaf kalau ada yang salah)….

Ada salah seorang sahabat nabi yang sangat penasaran kenapa Rasulullah menyebutkan sampai 3x bahwa si fulan termasuk salah seorang yang akan menghuni surga. Karena saking penasarannya, sahabat ini mengikuti kemanapun si fulan ini pergi untuk mengetahui ibadah apa saja yang dilakukannya. Dalam hal ini si sahabat sedang melakukan teknik observasi. Kemudian setelah diobservasi, sahabat ini tidak dapat menemukan kehebatan si fulan ini dalam beribadah. Biasa atau standart saja. Karena masih penasaran, sahabat ini minta ijin menginap di rumah si fulan untuk mempelajari kebiasaan-kebiasaannya. Tentunya ia tidak mengatakan maksud dan tujuannya menginap disitu. Disini si sahabat melakukan teknik etnography untuk mempelajari budaya/kebiasaan seseorang/komunitas dengan menjadi bagian dari kelompok tersebut. Naaahhh….. sudah observasi, sudah etnography, masih belum juga menemukan alasan mengapa si fulan ini dikatakan sebagai ahli surga, akhirnya si sahabat ini mengakui alasan sebenarnya dia menginap disitu dan karena tetap tidak menemukan alasannya, akhirnya sahabat ini bertanya langsung kepada si fulan apa saja yang telah dia lakukan sehingga namanya sampai disebut 3 kali oleh Rasulullah. Disini si sahabat melakukan teknik in depth interview atau wawancara secara mendalam…

Menarik bukan... Nah..untuk melakukan penelitian kualitatif kita dapat mengkombinasi dari beberapa teknik, tergantung dari situasi dan kondisinya. Dan untuk memahami teknik penelitian kualitatif dapat kita lihat dari contoh-contoh yang ada disekitar kita. Selamat meneliti :)

Penulis : SysAdmin
Hit Rank: 646