“Lead, Follow and Get Out of the Way”

11 September 2014 06:09:40
Oleh: Santirianingrum Soebandhi

Sebenarnya sudah lama banget kepingin nulis tentang topik ini, cuman belum sempat aja. Jujur sebelumnya tidak pernah denger sih, baru pertama kali denger pas akhir semester 2 kemarin. Terkait dengan leadership. Sekarang kepengin nulis karena tergelitik dengan komentar Bpk Ketua Yayasan disalah satu rapat. Beliau mengatakan bahwa menjadi pemimpin/leader itu gampang. Bisa dilatih. Banyak pelatihan-pelatihan terkait dengan leadership. Yang sulit itu bagaimana menjadi pengikut yang baik, karena tidak ada pelatihannya :)

Disalah satu sesi perkuliahan sempat dibahas tentang quote ini. Disampaikan oleh dosen kami bpk Gancar yang mengaitkannya dengan tulisan beliau yang intinya tentang manajemen organisasi dalam sholat jama’ah. Terus terang belum baca secara detail tulisan beliau, tulisan ini saya sarikan dari apa yang beliau sampaikan di kelas (maaf kalau ada salah intepretasi). Begini ceritanya……

Didalam sholat jama’ah itu sebenarnya sudah ada konsep organisasi, pemimpin (imam), dan yang dipimpin (ma’mum). Organisasi itu apa sih? Secara teori yang sering kita baca, organisasi adalah kumpulan dari 2 orang atau lebih yang memiliki tujuan yang sama. Sama halnya dengan sholat jamaah. Sholat jamaah itu juga merupakan bentuk dari organisasi karena terdiri dari 2 orang/lebih (imam & ma’mum) dan memiliki tujuan yang sama yaitu beribadah kepada Allah SWT.

Nah… dalam organisasi, siapa yang menjadi pemimpin itu tidak dilihat dari umur atau senioritas. Akan tetapi dilihat dari kompetensinya. Siapa yang paling kompeten, maka dia layak menjadi pemimpin. Sama halnya dalam sholat jam’ah. Yang dipilih menjadi imam adalah yang paling bagus bacaannya. Tidak melihat usianya (tapi pastinya sudah baligh). Dalam sholat jama’ah juga sudah diatur, bahwa menjadi imam/pemimpin tidak boleh semena-mena. Harus bisa memahami kondisi dari yang dipimpin/ma’mumnya. Contoh, untuk sholat dhuhur sebaiknya bacaannya tidak panjang-panjang, karena diasumsikan waktu dhuhur adalah waktunya istirahat jam kerja sehingga waktunya terbatas karena juga harus makan siang. Atau ketika jamaahnya sudah sepuh, gerakan sholatnya jangan cepat-cepat, dsb. Selain itu, seorang pemimpin/imam juga harus mau dingatkan jika salah. Misal jika ada bacaan yang salah, maka ma’mum boleh mengingatkan kan?

Selanjutnya… sebagai pengikut/ma’mum, juga ada aturannya. Salah satunya harus mengikuti apa kata pemimpin/imam nya. Kan gak ada ceritanya imam baru ruku’ tapi ma’mumnya sudah sujud atau salam :) . Akan tetapi, pengikut/ma’mum punya hak untuk tidak diam saja ketika pemimpin/imam nya salah. Dia boleh kok mengingatkan seperti yang sudah saya bahas pada paragraf di atas. Tapi…. ada aturan/adab dalam mengingatkan pemimpin/atasan/imam yang salah… laki-laki dengan mengucapkan subhanallah dan membetulkan bacaannya, perempuan dengan menepuk permukaan tangannya (maaf kalau ada yang kurang tepat karena saya juga masih belajar :)), tidak semena-mena misal dengan teriak-teriak marah, melempar sandal, dll :).

Yang terakhir, apabila kita tidak bisa menjadi pemimpin atau pengikut yang baik… ya janganlah menjadi bagian dari organisasi itu.. keluar lah, bikin organisasi baru atau bergabung dengan organisasi lain yang kita lebih cocok. Jangan memaksakan tetap berada diorganisasi tersebut akan tetapi merusak tatanan yang sudah ada. Disini beliau mencontohkan, misal kita tidak mau berjama’ah atau menjadi ma’mum dalam sholat jama’ah karena misal kita tidak sreg dengan imam nya.. (dengan berbagai alasan).. ya sudah sholat saja sendiri, atau tunggu sholat jama’ah berikutnya. Jangan tetap berada dalam sholat jama’ah tersebut, tapi sholat dengan hati nggerundel atao mengganggu jama’ah lainnya….

Indah bukan…. sekarang bagaimana dengan Anda. Anda akan menjadi leader, follower, atau get out of the way… semua itu pilihan Anda…

Thank you for reading… ^_^

Reference:
Premananto, Gancar C., Learning Organizational Management from Sholat Jama’ah, Proceeding ICIEC’14, 3-5 of June 2014, p. 910-924.

Penulis : SysAdmin
Hit Rank: 534