LAPORAN SURVEY PENGGUNAAN TEKNIK STATISTIK
PADA PERUSAHAAN-PERUSAHAAN DI SURABAYA DAN SEKITARNYA


TEKNIK ANALISIS PENJELASAN KEGUNAAN TINGKAT KEPENTINGAN FREKUENSI PENGGUNAAN
STP TP CP P SP SJ J AS S SS
STATISTIK DESKRIPTIF
Tendensi Sentral
  • Mean(rata-rata)
Mean adalah nilai rata-rata dari sekelompok data Perusahaan dapat mengetahui rata-rata dari sekolompok data yang ada. Contoh:
  • Perusahaan mengetahui Mean (rata-rata) penjualan perusahaan
  • Perusahaan mengetahui Mean (rata-rata) usia pegawai
  • Etc
2 128 251 179 4 1 183 196 182 3
  • Modus (nilai yang sering muncul)
Modus adalah nilai yang sering muncul dari sekelompok data Perusahaan dapat mengetahui nilai yang sering muncul dari sekelompok data yang ada. Contoh:
  • Perusahaan mengetahui Modus penjualan yang bisa dihasilkan oleh salesman (penjualan yang paling sering dicapai perusahaan)
  • Perusahaan mengetahui Modus usia pegawai (usia pegawai yang paling banyak)
  • Etc
0 202 188 168 4 0 193 178 189 3
  • Median (nilai tengah)
Median adalah nilai tengah dari sekelompok data Perusahaan dapat mengetahui nilai tengah dari sekelompok data yang ada. Contoh:
  • Perusahaan mengetahui Median penjualan periode Januari 2011 – Desember 2012 (Nilai penjualan yang berada pada posisi tengah)
  • Perusahaan mengetahui Median usia pegawai (usia pegawai yang berada pada posisi tengah)
  • Etc
1 167 191 200 3 2 152 203 204 1
Variasi Data
  • Rentang Data
Range data adalah selisih antara data tertinggi dengan data terendah Perusahaan mengetahui selisih antara data terbesar dengan data terkecil Contoh:
  • Perusahaan mengetahui selisih antara penjualan tertinggi dengan terendah
  • Perusahaan mengetahui selisih usia antara pegawai paling tua dengan pegawai paling muda
  • Etc
0 215 169 174 4 1 180 203 174 3
  • Varian
Varian adalah jumlah kuadrat semua deviasi (penyimpangan) individual data terhadCP rata-rata kelompok data Perusahaan mengetahui tingkat homogenitas data Contoh:
  • Perusahaan dapat mengetahui varians penjualannya. Pada tahun 2010 variasnya adalah 92, juta, pada tahun 2011 varianya adalah 102, 3 juta. Berarti penjualan pada tahun 2011 lebih beragam nilainya dibandingkan dengan penjualan pada tahun 2010.
  • Perusahaan mengetahui varian usia pegawai. Pegawai bagian adminstrasi variannya 2,5 tahun, pegawai bagian penjualan variannya 5,4 tahun. Berarti usia pegawai pada bagian penjualan lebih bervariasi dibandingkan pegawai bagian administrasi.
  • Etc
0 158 172 226 5 0 177 199 181 4
  • Standar Deviasi
Standar deviasi merupakan nilai akar kuadrat dari varians Fungsi hampir sama dengan varians, untuk mengetahui tingkat homogenitas data, hanya saja nilainya lebih kecil dari varian karena melalui proses akar kuadrat 1 191 142 225 3 2 184 225 149 1
Penyajian Data
  • Tabel
Tabel adalah cara menyajikan data dalam bentuk baris dan kolom. Perusahaan dapat menyajikan data per kategori. Contoh:
  • Tabel penjualan bulanan tahun 2011. Perusahaan menyajikan data bulanan, mulai Januari – Desember 2011 di dalam tabel
  • Tabel usia pegawai tahun 2011. Perusahaan menyajikan data usia untuk masing-masing pegawai pada tahun 2011
  • Etc
0 191 205 160 6 0 205 155 198 4
  • Grafik
Grafik merupakan gambar yang menunjukkan sebuah data, yang biasa digunakan adalah grafik baris dan grafik batang Perusahaan dapat menyajikan data dalam bentuk gambar yang lebih komunikatif. Contoh:
  • Grafik penjualan bulanan perusahaan tahun 2011. Dengan grafik peningkatan dan penurunan penjualan tiap bulannya lebih terlihat.
  • Grafik usia pegawai pada tahun 2011. Penyajian dengan grafik lebih menarik.
  • Etc
0 215 178 164 5 0 200 186 173 3
  • Diagram Lingkaran
Diagram lingkaran adalah penyajian data dalam bentuk lingkaran (pie chart) Diagram lingkaran biasanya digunakan untuk mengetahui komposisi data. Contoh:
  • Perusahaan membuat diagram lingkaran jumlah pegawai untuk bagian administrasi, penjualan, dan servis. Dengan diagram lingkaran, komposisi pegawai dapat tersaji dengan baik.
  • Etc
0 198 190 169 5 0 192 161 206 3
  • Pictogram
Pictogram adalah cara penyajian data dengan lebih komunikatif yang menggabungkan tabel/ grafik dengan gambar Perusahaan dapat melakukan penyajian data dengan cara yang lebih komunikatif. Contoh:
  • Pictogran penjualan bulanan perusahaan selama tahun 2011
  • Pictogram jumlah karyawan per bagian
  • Etc
0 172 187 197 6 1 156 179 222 4
STATISTIK INFERENSIAL(PARAMETRIK)
Deskriptif
  • Uji Dua Pihak (two tail test)
Adalah untuk mengetahui (menduga) nilai dari sebuah variabel tanpa melakukan perbandingan dan tidak mempunyai arah. Hipotesis yang digunakan biasanya “sama dengan” atau “tidak sama dengan” Perusahaan dapat mengetahui (menduga) nilai dari sekelompok data yang tidak menunjukkan arah Contoh: Hipotesis (dugaan)
  • Ho: SPG perusahan mempunyai kemampuan berdiri 4 jam
  • Ha: SPG perusahan mempunyai kemampuan berdiri ? 4 jam
2 194 211 152 3 3 181 207 170 1
  • Uji Satu Pihak (one tail test)
Adalah untuk mengetahui (menduga) nilai dari sebuah variabel tanpa melakukan perbandingan dan mempunyai arah Perusahaan dapat mengetahui (menduga) nilai dari sekelompok data yang menunjukkan arah Contoh: Hipotesis (dugaan)
  • Ho: lampu merk A mempunyai daya tahan = 400 jam
  • lampu merk A mempunyai daya tahan < 400 jam
0 183 238 138 3 0 216 176 168 2
KOMPARATIF
Komparatif Dua Sampel
Komparatif k-Sampel
  • Sampel Berkorelasi
Adalah teknik Adalah teknik untuk membandingkan rata-rata k (lebih dari dua) sampel yang mempunyai hubungan. Analisis yang biasa digunakan adalah One Way Anova dan Two Way Anova Perusahaan dapat membandingkan rata-rata k (lebih dari dua) data yang mempunyai hubungan. Contoh:
  • Perusahaan ingin mengetahui/ membandingkan produktivitas kerja pegawai sebelum menggunakan alat baru, 3 bulan setelah menggunakan alat baru, dan 6 bulan setelah menggunakan alat baru
  • Etc
0 185 175 197 4 0 205 186 169 2
  • Sampel Independen
Adalah teknik Adalah teknik untuk membandingkan rata-rata k (lebih dari dua) sampel yang tidak mempunyai hubungan. Analisis yang biasa digunakan adalah One Way Anova dan Two Way Anova Perusahan dapat membandingkan rata-rata dua data yang tidak mempunyai hubungan. Contoh:
  • Perusahaan ingin mengetahui/ membandingkan produktivitas kerja pegawai pada cabang A dengan produktivitas pegawai pada cabang B, produktivitas pegawai cabang C, dan produktivitas pegawai cabang D.
  • Etc
0 205 174 180 3 1 168 156 234 2
Hubungan
  • Korelasi produk momen
Korelasi produk momen adalah korelasi yang digunakan untuk mengetahui hubungan dua data/ variabel dengan skala data interval atau rasio Perusahaan dapat mengetahui hubungan antara dua data/ variabel. Contoh:
  • Perusahaan ingin mengetahui hubungan besarnya pendapatan perusahaan dengan besarnya pengeluaran Perusahaan ingin mengetahui hubungan gaji sales dengan hasil penjualan sales.
  • Etc
0 173 183 201 4 0 169 183 206 3
  • Korelasi ganda
Korelasi ganda adalah korelasi yang digunakan untuk mengetahui hubungan beberaPa data/ variabel sekaligus menunjukkan arah hubungan tersebut. Perusahaan dapat mengetahui hubungan antara dua data/ variabel. Contoh:
  • Perusahaan ingin mengetahui hubungan antara kesejahteraan pegawai, hubungan pegawai dengan pimpinan, dan pengawasan kerja, dengan produktivitas kerja karyawan.
  • Etc
1 165 184 208 3 2 182 161 215 2
  • Korelasi parsia
Korelasi parsial adalah korelasi untuk mengetahui hubungan atau pengaruh variabel bebas (independent) dengan variabel terikat (dependent) Perusahaan dapat mengetahui pengaruh/ hubungan satu variabel (data) dengan variabel (data) yang lain. Contoh:
  • Perusahaan ingin mengetahui besarnya insentif yang diberikan kepada sales terhadap peningkatan penjualan yang dilakukan oleh salesman.
  • Etc
1 182 184 191 3 2 191 207 159 3
Regresi Linear
  • Sederhana
Regresi linear sederhana adalah teknik analisis untuk mengetahui pengaruh satu variabel terhadCP satu variabel yang lain Perusahaan dapat mengetahui pengaruh satu variabel (data) terhadap variabel (data) yang lain. Contoh:
  • Perusahaan ingin mengetahui pengaruh besarnya insentif yang diberikan kepada sales terhadap peningkatan penjualan yang dilakukan oleh salesman
  • Etc
1 181 178 197 4 1 163 216 179 3
  • Berganda
Regresi linear berganda adalah teknik analisis untuk mengetahui pengaruh beberCPa variabel terhadCP satu variabel yang lain Perusahaan dapat mengetahui pengaruh beberapa variabel (data) terhadap satuvariabel (data) yang lain. Contoh:
  • Perusahaan ingin mengetahui pengaruh kesejahteraan pegawai, hubungan pegawai dengan pimpinan, dan pengawasan kerja, terhadap produktivitas kerja karyawan.
  • Etc
2 170 206 180 3 2 164 191 202 3
  • Analisis Jalur
Analisis jalur merupakan hasil pengembangan dari regresi linear dengan jumlah variabel terikat yang lebih dari satu, ataupun ketika ada variabel perantara Perusahaan dapat mengetahui pengaruh beberapa variabel (data) terhadap beberapa variabel (data) yang lain. Contoh:
  • Perusahaan ingin mengetahui pengaruh kesejahteraan pegawai, hubungan pegawai dengan pimpinan, dan pengawasan kerja, terhadap produktivitas dan kinerja karyawan.
  • Etc
1 180 173 204 3 2 183 159 216 2
STATISTIK INFERENSIAL(NON-PARAMETRIK)
Deskriptif
  • Test Binomial
- - 0 170 162 225 3 1 215 189 153 2
  • Chi Kuadrat
- - 0 212 188 158 2 1 192 167 199 1
  • Run Test
- - 0 182 210 164 4 1 194 188 174 3
Hubungan
  • Koefisien Kontingensi
- - 2 180 182 193 3 3 160 200 196 1
  • Koefisien Spearman Rank
- - 1 152 214 190 3 2 193 185 179 1
  • Koefisien Kendal Tau
- - 1 193 170 194 2 2 211 204 142 1